Panorama

Game Review

Popular Posts

Entri Terbaru

Thursday, July 19, 2012

4 Penipuan Paling Umum di Facebook


Facebook tidak hanya menjadi sarana berbagi ide dan berinteraksi dengan teman-teman, tapi juga menjadi tempat para penjahat dunia maya untuk melakukan serangan.

Para penjahat cyber tersebut memanfaatkan kepercayaan pengguna demi menyebarkan kode berbahaya dan mengirim pesan spam.

Dari berbagai cara penipuan, berikut ialah 4 jenis yang paling umum, seperti dilansir Norton dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, Kamis (19/7/2012).

1. Like / Berbagi Umpan

Penipuan berjenis rekayasa sosial ini menipu penggunanya agar menyukai link tertentu. Hal ini dilakukan oleh peretas yang menyamar sebagai sumber terpercaya dan meminta pengguna mengklik "like" pada halaman update, video, foto atau status tertentu.

Ketika mengklik tombol "like", biasanya pengguna akan diarahkan menuju survei yang meminta beberapa informasi pribadinya, mendaftar layanan berlangganan atau mengunggah link di Facebook.

2. "Like" Clickjacking
"Like" clickjacking terjadi ketikahacker menyajikan kepada tampilan sebuah video dengan sebuah tombol '=bermain sederhana, tapi sebenarnya ada sebuah frame yang tidak terlihat pada halaman dengan tombol "like" tersembunyi.

Ketika pengguna mengklik "like" halaman tersebut, posting status update muncul di dinding pengguna lainnya untuk memicu rasa penasaran teman-temannya.

3. Tagging
Tagging terjadi ketika pengguna mengunggah iklan atau foto yang ditandai kepada serangkaian orang secara acak.

Jika pengaturan pengguna memungkinkan pemberitahuan ketika ditandai, maka dia akan menerima email yang meminta untuk melihat gambar. Link inilah yang biasanya menuju pada spam.

4. Phishing
Phishing adalah pesan palsu yang memberitahukan pengguna bahwa akun Facebook mereka ditangguhkan. Selain itu ada juga yang menyamar sebagai permintaan pertemanan yang ditunda.

Bila link tersebut diklik, pengguna akan dibawa ke halaman login palsu untuk memasukkan informasi akun. Halaman login palsu akan merekam user ID dan password, kemudian menggunakannya untuk mendapatkan akses ke akun user...

Sumber: Okezone.com

Cumi-cumi Dapat Melakukan Hubungan Seks Selama 3 Jam


Ilmuwan meneliti perilaku cumi-cumi ketika proses kawin hingga berakhirnya aktivitas biologis tersebut. Mereka menemukan bahwa cumi-cumi memerlukan waktu 30 menit untuk kembali lincah setelah kawin.

Cephalopoda berumur pendek dengan bentuk bulat itu, diketahui memiliki banyak pasangan ketika proses kawin. Dengan mempelajari perilaku ini, peneliti menemukan bahwa kelincahan hewan tersebut menurun dua kali lipat.

Ilmuwan menggambarkan aktivitas kawin itu sebagai sesuatu yang "mahal" bagi cumi-cumi. Sebab, aktivitas tersebut mampu menguras energi yang tersedia untuk menghindari predator.

"Cumi-cumi kawin (selama) tiga jam dan pejantan secara fisik harus mampu menahan betina sepanjang waktu tersebut," ujar Amanda Franklin, peneliti dari Melbourne University, Australia, seperti dilansir BBC, Kamis (19/7/2012).

Ia mengatakan, penelitian ini sangat menyenangkan bagi peneliti guna menunjukkan adanya pengaruh kemampuan fisik cumi-cumi setelah proses kawin. "(Temuan) ini belum pernah dibuktikan sebelumnya," tambahnya.

Cumi-cumi Dumpling (Euprymna tasmanica) merupakan anggota keluarga cumi-cumi bobtail. Hewan ini ditemukan disepanjang pesisir Australia bagian selatan.

Hewan ini hanya mampu hidup kurang dari satu tahun. Mereka menghabiskan waktu di beberapa bulan terakhir hidupnya untuk kawin.

Cumi-cumi betina kemudian akan mengeluarkan telur dan menjaganya selama beberapa hari setelah kawin. Namun, mereka juga mampu menyimpan sperma untuk pembuahan telur di kemudian hari.

"Kami memutuskan untuk mempelajari cumi-cumi karismatik ini, karena sangat sedikit yang diketahui tentang cumi-cumi ini. Cephalopoda memiliki sistem kawin yang sangat menarik, dari kanibalisme seksual untuk kawin ganda dan durasi kawin yang panjang," pungkas Franklin

Sumber: Okezone.com

Wednesday, July 18, 2012

Tips Kesehatan: Cara Merawat Kuku

CARA MERAWAT KUKU - Siapa sih yang tidak ingin mempunyai kuku yang indah dan cantik? hampir semua orang pasti menginginkannya. Merawat kuku memang mutlak diperlukan jika anda memang menginginkan mempunyai kuku yang sehat dan terawat. Dengan begitu, penampilan anda akan terlihat lebih sempurna, bayangkan saja betapa bangganya diri anda ketika anda mampu menampilkan kecantikan anda secara sempurna di mata orang lain. Jadi, mulai sekarang anda harus rajin dalam memperhatikan kondisi kuku.

Merawat kuku memang banyak yang menyepelekannya. Padahal, jika kuku benar-benar anda rawat dengan baik, hasilnya sudah pasti dapat anda rasakan, kuku anda akan tampil maksimal dalam mendukung penampilan anda. Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan caranya untuk anda:

  1. Bawang putih - Tahukah anda bahwa ternyata bawang putih ternyata dapat digunakan sebagai salah satu bahan untuk merawat kuku? caranya sangat mudah, pertama-tama siapkanlah beberapa bawang putih secukupnya, kemudian parutlah sampai halus. Langkah terakhir adalah menggosokkan parutan bawang putih tadi ke setiap kuku anda. Selanjutnya, diamkan kurang lebih 5 menit. Jika sudah, bersihkan sampai bersih. Tunggu apalagi, segera praktekkan untuk mendapatkan kuku sehat dan indah  idaman anda.
  2. Telur dan madu - Mungkin belum banyak yang tahu bahwa ternyata telur dan madu juga merupakan bahan-bahan yang bisa digunakan untuk merawat kuku. Bagaimana caranya? caranya adalah sebagai erikut : pertama, masukkanlah minyak zaitun dan sekitar 2 sdm madu  kedalam sebuah wadah, panci kecil atau yang lainnya terserah anda. Setelah itu panaskanlah kedua bahan tersebut sampai tercampur rata. Jika sudah dirasa merata, angkatlah. Selanjutnya anda siapkan telur, kocok telur tersebut. Jika suda, anda campurkan telur yang sudah anda kocok tersebut dengan minyak zaitun dan madu yang telah anda panaskan tadi. Langkah terakhir adalah celupkan jari-jari anda kedalamnya ( direndam) selama kurang lebih 10 s/d 15 menit. Jika sudah, bersihkan dengan air hangat. bagaimana? mudah bukan? selamat mempraktekkan!
  3. Lemon - Selain bisa dikonsumsi, ternyata lemon juga bisa dijadikan sebagai bahan untuk merawat kuku. Jika anda belum tahu, silahkan disimak cara menggunakan lemon untuk merawat kuku berikut ini. Caranya adalah : Pertama buatlah jus lemon. Jika jus lemon sudah siap, ambil 1 sekitar 1 sdm jus lemon tersebut, campurlah dengan sekitar 1 sdm baking powder. Aduk sampai merata. Jika kedua bahan tersebut sudah tercampur merata, silahkan anda oleskan ke kuku anda dengan perlahan. Setelah dirasa cukup, bilas dengan air sampai bersih. Dan anda bisa mengolesi kuku anda dengan pelembab kuku. Sangat mudah bukan? tunggu apalagi, segeralah anda praktekkan.
Mudahan-mudahan tips diatas sangat bermanfaat bagi anda yang telah membaca artikel ini.

Sumber: http://situsaja.blogspot.com

Monday, July 16, 2012

Tragedi Salah Kirim E-mail

Seorang suami mendapat tugas dinas kerja di luar kota. Setelah tiba, dia langsung check-in di sebuah hotel. Sang suami mendapati
komputer dan internet telah terpasang di kamar hotelnya.
Dengan gembira ia menulis e-mail mesra kepada istrinya.

Tanpa sadar dia salah mengetik alamat e-mail istrinya. Celakanya, tanpa menyadari kesalahannya, dia tetap mengirimkan e-mail tersebut.

Di lain tempat, seorang wanita [penerima e-mail yang salah] baru saja kembali dari pemakaman suaminya yang telah wafat.
Setelah tiba di rumah, dia langsung mengecek e-mailnya untuk membaca ucapan belasungkawa. Baru saja membaca email pertamanya, dia
langsung jatuh pingsan. Anak sulungnya pun membacanya dan ikut jatuh pingsan juga. Dan ternyata isi dari e-mail itu :

To : Isteriku tercinta
Subject : Papa sudah sampai,

Ma.... !!!
Papa tahu, pasti Mama kaget tapi senang dapat kabar dari papa.
Ternyata di sini mereka udah pasang internet juga. Katanya biar bisa berkirim kabar ke orang- orang tercinta di rumah.
Papa baru saja sampai. Di sini rasanya nyaman sekali. Mereka juga sudah mempersiapkan segalanya untuk kedatangan Mama besok.
Nggak sabar deh nungguin Mama.
Semoga perjalanan Mama ke sini juga mengasyikkan seperti perjalanan Papa kemarin.
Love you Mama...
NB : Kalau bisa, anak-anak diajak,

Panorama Kawah Ijen Banyuwangi


Wisata kawah ijen ~ Kabupaten Banyuwangi, daerah paling timur dari propinsi Jawa Timur tak diragukan lagi menyimpan banyak tujuan wisata alam yang sudah terkenal hingga manca. Salah satu wisata yang sangat menggoda untuk dikunjungi adalah Kawah Ijen yang berada diketinggian 2368 dari permukaan air laut. Daerah ini bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan umum dari Banyuwangi menuju Jambu.
Dari Jambu, anda bisa melanjutkan perjalanan menuju Cagar Alam Taman Wisata Kawah Ijen yang terletak di Paltuding dengan menggunakan ojek dan kemudian dilanjutkan dengan jalan kaki. 
Kawah Ijen merupakan salah satu kawah paling asam terbesar di dunia. Saking tinggi kadar asamnya, bahkan air di kawah ini bisa menghancurkan pakaian dengan cepat. Selain itu suhu air di kawah ini pun mencapai 200 derajat celsius. 
Puncak momen keindahan Kawah Ijen terletak pada saat matahari sedang berada di belahan bumi lainnya. Pada saat dini hari, sekitar pukul 2 pagi, kawah yang bervolume 200 juta meter kubik ini akan mengeluarkan cahaya berwarna biru kemerahan. Fenomena ini sangat indah dan tentu akan membuat Anda lupa bernafas untuk sejenak. Warna terang ini berasal dari tingginya suhu yang ada di kawah tersebut.
Jika menginap di kawasan Gunung Ijen, Anda bisa menikmati momen berharga ini dengan bantuan dari pemandu wisata terlatih. Dibutuhkan kondisi tubuh yang fit untuk menuju kawah karena harus mendaki. Namun semua rasa kantuk dan lelah akan terbayar saat melihat keindahan fenomena alam yang unik ini.
Ijen adalah kawasan gunung berapi aktif, jadi anda diharapkan berhati-hati. Disamping itu, anda sebaiknya membawa masker untuk menjaga pernafasan dari pekatnya hawa belerang yang cukup menyengat.


Galery Foto Kawah Ijen


Sumber http://wahw33d.blogspot.com


Sunday, July 15, 2012

Custom Button dengan CSS3

Lagi jalan-jalan di dunia maya mau nyari alamat rumah, eh gak taunya sesat alias nyasar. Bingung gak tau mau nyari dimana ni alamat, kok google gak tau ya...atau googlenya lupa...hehehe...

Akhirnya sudah hampir 1 jam mutar-mutar gak berarah, kalau searah jarum jam masih meding ada arahnya, tapi pusing juga kali ya...hahaha...kok ngaur ceritanya, sebenarya ne admin blog mau ngapain ya...hahahah...

Jadi gini, sudah berputar-putar akhirnya, nemu sebuah rumah tapi entah rumah siapa di situ tertulis alamatnya http://sin1aja.blogspot.com. Dan ternyata di dalam isi rumahnya ada yang menarik perhatian saya nih.. Disitu tertulis Kumpulan Button Keren CSS3. Saya coba lihat, ternyata keren juga ne untuk di letakkan dirumah saya alias blog saya...hehe...

Oke, sekarang saya sudah sampai di rumah alias blog saya, gak tau tiba-tiba sudah di rumah aja..(jangan-jangan yang tadi itu mimpi...hehehe).

Waktunya sekarang saya meletakkan apa yang saya dapati tadi di blog ini.
Langsung aja ya.. Berikut screenshot buttonnya:

Source: http://css3framework.co.uk/

Keren ga? Untuk demo klik disini
Sekarang pertanyaannya gimana caranya menerapkan di blog?

Oke, pertama anda login ke akun blogger anda.
Masuk ke rancangan » edit HTML, centang "Expand Template Widget"
Setelah itu, cari kode ]]></b:skin>  copy kode berikut letakan diatasnya:

.button {
    display: inline-block;
    height: 27px;
    border: 2px solid #333;
    outline: 0;
    margin: 4px 6px;
    padding-left: 16px;
    padding-right: 16px;
    font-size: 13px;
    line-height: 27px;
    text-shadow: 1px 1px 1px #FFF;
    text-align: center;
    cursor: pointer;
    -webkit-border-radius: 5px;
    -moz-border-radius: 5px;
    border-radius: 5px;
    -webkit-box-shadow: inset 1px 1px 5px rgba(255, 255, 255, 0.2), 0 0 4px rgba(255, 255, 255, 0.5);
    -moz-box-shadow: inset 1px 1px 5px rgba(255, 255, 255, 0.2), 0 0 4px rgba(255, 255, 255, 0.5);
    box-shadow: inset 1px 1px 5px rgba(255, 255, 255, 0.2), 0 0 4px rgba(255, 255, 255, 0.5);
    background-color: #e0e0e0;
    background-image: -webkit-linear-gradient(top, #f7edff, #b1b1b1);
    background-image: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #f7edff), color-stop(1, #b1b1b1));
    background-image: -moz-linear-gradient(top, #f7edff, #b1b1b1);
    background-image: -o-linear-gradient(top, #f7edff, #b1b1b1);
    filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorStr=#f7edff, EndColorStr=#b1b1b1)";
    background-image: linear-gradient(top, #f7edff, #b1b1b1);
    -webkit-background-clip: padding;
    background-clip: padding;
    -webkit-background-clip: padding-box;
    background-clip: padding-box
    }
.button:link, .button:visited, .button:hover {
    color: #444;
    text-decoration: none
    }
.button:hover, .button:focus {
    background-image: -webkit-linear-gradient(top, #f5f5ff, #999);
    background-image: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #f5f5ff), color-stop(1, #999));
    background-image: -moz-linear-gradient(top, #f5f5ff, #999);
    background-image: -o-linear-gradient(top, #f5f5ff, #999);
    filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorStr=#f5f5ff, EndColorStr=#999)";
    background-image: linear-gradient(top, #f5f5ff, #999);
    }
.button:active {
    position: relative;
    top: 1px;
    -webkit-box-shadow: inset 0 0 8px rgba(80, 80, 80, 0.5);
    -moz-box-shadow: inset 0 0 8px rgba(80, 80, 80, 0.5);
    box-shadow: inset 0 0 8px rgba(80, 80, 80, 0.5)
    }
.big {
    font-size: 17px;
    height: 38px;
    line-height: 38px;
    padding-left: 23px;
    padding-right: 23px;
    -webkit-border-radius: 8px;
    -moz-border-radius: 8px;
    border-radius: 8px
    }
.small {
    font-size: 11px;
    height: 20px;
    line-height: 20px;
    border: 1px solid #333;
    padding-left: 8px;
    padding-right: 8px;
    -webkit-border-radius: 4px;
    -moz-border-radius: 4px;
    border-radius: 4px
    }
.disabled {
    border-color: #CCC;
    background: #e0e0e0;
    color: #CCC;
    cursor: default;
    -webkit-box-shadow: none;
    -moz-box-shadow: none;
    box-shadow: none;
    -ms-filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.Alpha(Opacity=70)";
    filter: alpha(opacity=70);
    opacity: 0.7;
    -ms-filter: "alpha(opacity=70)";
    filter: alpha(opacity=70)
    }
.disabled:hover, .disabled:active, .disabled:focus {
    top: 0;
    background: #e0e0e0;
    -webkit-box-shadow: none;
    -moz-box-shadow: none;
    box-shadow: none
    }
.blue:link, .blue:visited, .red:link, .red:visited, .green:link, .green:visited, .orange:link, .orange:visited, .purple:link, .purple:visited, .black:link, .black:visited {
    color: #FFF;
    font-weight: bold;
    text-shadow: 0 1px 1px rgba(0, 0, 0, 0.6)
    }
.blue {
    border-color: #003b80;
    background-color: #004ca3;
    background-image: -webkit-linear-gradient(top, #006ce8, #004ca3);
    background-image: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #006ce8), color-stop(1, #004ca3));
    background-image: -moz-linear-gradient(top, #006ce8, #004ca3);
    background-image: -o-linear-gradient(top, #006ce8, #004ca3);
    filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorStr=#006ce8, EndColorStr=#004ca3)";
    background-image: linear-gradient(top, #006ce8, #004ca3);
    }
.blue:hover, .blue:focus {
    background-color: #003b80;
    background-image: -webkit-linear-gradient(top, #006ce8, #003b80);
    background-image: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #006ce8), color-stop(1, #003b80));
    background-image: -moz-linear-gradient(top, #006ce8, #003b80);
    background-image: -o-linear-gradient(top, #006ce8, #003b80);
    filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorStr=#006ce8, EndColorStr=#003b80)";
    background-image: linear-gradient(top, #006ce8, #003b80);
    }
.red {
    border-color: #b50000;
    background-color: #d00000;
    background-image: -webkit-linear-gradient(top, #F33, #d00000);
    background-image: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #F33), color-stop(1, #d00000));
    background-image: -moz-linear-gradient(top, #F33, #d00000);
    background-image: -o-linear-gradient(top, #F33, #d00000);
    filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorStr=#F33, EndColorStr=#d00000)";
    background-image: linear-gradient(top, #F33, #d00000);
    }
.red:hover, .red:focus {
    background-color: #b50000;
    background-image: -webkit-linear-gradient(top, #F33, #b50000);
    background-image: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #F33), color-stop(1, #b50000));
    background-image: -moz-linear-gradient(top, #F33, #b50000);
    background-image: -o-linear-gradient(top, #F33, #b50000);
    filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorStr=#F33, EndColorStr=#b50000)";
    background-image: linear-gradient(top, #F33, #b50000);
    }
.green {
    border-color: #279100;
    background-color: #2ead00;
    background-image: -webkit-linear-gradient(top, #3fed00, #2ead00);
    background-image: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #3fed00), color-stop(1, #2ead00));
    background-image: -moz-linear-gradient(top, #3fed00, #2ead00);
    background-image: -o-linear-gradient(top, #3fed00, #2ead00);
    filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorStr=#3fed00, EndColorStr=#2ead00)";
    background-image: linear-gradient(top, #3fed00, #2ead00);
    }
.green:hover, .green:focus {
    background-color: #279100;
    background-image: -webkit-linear-gradient(top, #3fed00, #279100);
    background-image: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #3fed00), color-stop(1, #279100));
    background-image: -moz-linear-gradient(top, #3fed00, #279100);
    background-image: -o-linear-gradient(top, #3fed00, #279100);
    filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorStr=#3fed00, EndColorStr=#279100)";
    background-image: linear-gradient(top, #3fed00, #279100);
    }
.orange {
    border-color: #da7c0c;
    background-color: #faa51a;
    background-image: -webkit-linear-gradient(top, #faa51a, #f47a20);
    background-image: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #faa51a), color-stop(1, #f47a20));
    background-image: -moz-linear-gradient(top, #faa51a, #f47a20);
    background-image: -o-linear-gradient(top, #faa51a, #f47a20);
    filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorStr=#faa51a, EndColorStr=#f47a20)";
    background-image: linear-gradient(top, #faa51a, #f47a20);
    }
.orange:hover, .orange:focus {
    background-color: #da7c0c;
    background-image: -webkit-linear-gradient(top, #faa51a, #da7c0c);
    background-image: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #faa51a), color-stop(1, #da7c0c));
    background-image: -moz-linear-gradient(top, #faa51a, #da7c0c);
    background-image: -o-linear-gradient(top, #faa51a, #da7c0c);
    filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorStr=#faa51a, EndColorStr=#da7c0c)";
    background-image: linear-gradient(top, #faa51a, #da7c0c);
    }
.purple {
    border-color: #609;
    background-color: #ca00d1;
    background-image: -webkit-linear-gradient(top, #ca00d1, #aa00b0);
    background-image: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #ca00d1), color-stop(1, #aa00b0));
    background-image: -moz-linear-gradient(top, #ca00d1, #aa00b0);
    background-image: -o-linear-gradient(top, #ca00d1, #aa00b0);
    filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorStr=#ca00d1, EndColorStr=#aa00b0)";
    background-image: linear-gradient(top, #ca00d1, #aa00b0);
    }
.purple:hover, .purple:focus {
    background-color: #609;
    background-image: -webkit-linear-gradient(top, #ca00d1, #609);
    background-image: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #ca00d1), color-stop(1, #609));
    background-image: -moz-linear-gradient(top, #ca00d1, #609);
    background-image: -o-linear-gradient(top, #ca00d1, #609);
    filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorStr=#ca00d1, EndColorStr=#609)";
    background-image: linear-gradient(top, #ca00d1, #609);
    }
.black {
    border-color: #000;
    background-color: #333;
    background-image: -webkit-linear-gradient(top, #666, #333);
    background-image: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #666), color-stop(1, #333));
    background-image: -moz-linear-gradient(top, #666, #333);
    background-image: -o-linear-gradient(top, #666, #333);
    filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorStr=#666, EndColorStr=#333)";
    background-image: linear-gradient(top, #666, #333);
    }
.black:hover, .black:focus {
    background-color: #000;
    background-image: -webkit-linear-gradient(top, #666, #000);
    background-image: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0, #666), color-stop(1, #000));
    background-image: -moz-linear-gradient(top, #666, #000);
    background-image: -o-linear-gradient(top, #666, #000);
    filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorStr=#666, EndColorStr=#000)";
    background-image: linear-gradient(top, #666, #000);
    }
.arrow, .heart, .star {
    padding-left: 12px
    }
.arrow:before, .heart:before, .star:before {
    padding-right: 5px;
    vertical-align: -15%
    }
.arrow:before {
    content: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhG9oXHacjUnhVaJq29k7JWRTAs6VFeaVhyu9HXcpqctulUohg5eO9kQcmPmlk1WtXQzfKL-5M1MLdIHB8IbHMR3hw9QdVIu-9LGKACAjw03sK0AKN5h4MgThPwshXMpRaUNJM4zMAjoPc/s1600/up+green.png)
    }
.heart:before {
    content: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbvhQfC2hHYzMFilbVBgEZ0KZ4E6_-MfpEpHx3l8wNoRgBPaIqhzykgctW5tavUmZ1kUyFkB1PRRRr4kSSlfxzYL3ZlTpwoWEyjtpY2tifBuEEEKjAip-xI-ZCEtTAp8oPeqwF_aNeMZI/s1600/heart.png)
    }
.star:before {
    content: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhC8kttzX84o0odgNcAW11nGOxX2JnVyUWkrbqp5bLuEO5PewP9og8BWiXepsPnuILzmq2lVszDC7oAwUq9thY1BdwCI5b6OTOln-WUn1xZR2I0E8oUMOm-8wlmN9XQ-K5mSwv5fcmHUSw/s1600/star.png)
}

Sekarang tinggal penerapannya di postingan anda, caranya:
Pada saat anda membuat entri baru pilih yang edit HTMLnya, jangan yang compose.
Masukan kode html dibawah ini
<a href="url anda" class="button big">Button Besar</a>
Perhatikan tulisan yang berwarna merah, tulisan big bisa anda ganti dengan tulisan berikut:
  1. big ( button besar )
  2. small ( button kecil )
  3. blue ( button biru )
  4. red ( button merah )
  5. green ( button hijau )
  6. orange ( button oren )
  7. purple ( button ungu )
  8. disabled ( button disable )
  9. star ( button bintang )
  10. heart ( button love )
  11. arrow ( button download )
  12. gray ( button hitam )
Sedangkan tulisan yang berwarna biru, anda bisa merubahanya sesuai selera anda.
Sekian pengalam yang saya dapat, berawal dari sesat di jalan, eh gak taunya dapat yang ginian..lumayankan untuk sekedar pengetahuan.

Cara Membuat Slider Carousel Otomatis

Mau share pengalaman lagi ni, kali ini saya mencoba membagikan tutorial membuat Slider Carousel Otomatis di blog. Tutuorial ini saya dapat dari blognya maskolis.

Sebelumnya saya terangkan sedikit apa itu Slider Carousel, Slider Carousel ini adalah sebuah widget yang menampilkan keseluruhan postingan kita dan juga bisa untuk menampilkan berdasarkan kategori/label posting.

Untuk contoh lihat gambar dibawah atau kurang jelas bisa lihat demonya disini » http://ertigo.blogspot.com


Sekarang kita coba untuk menerapkannya di blog anda.
Pertama seperti biasa anda harus login dulu ke akun blogger anda. Kemudian masuk ke rancangan, pilih tab edit HTML, centang "Expand Template Widget" . Jangan lupa back up dulu blog anda.

Kedua, anda cari kode ]]></b:skin> letak kode dibawah ini tepat diatasnya:
#carousel{width:900px;height:125px;border-bottom:1px solid #ccc;position:relative;display:block;background:#DCDCDC;margin-bottom:8px}
#carousel h5{color:#555;margin:2px}
#carousel .container{position:absolute;left:24px;width:960px;height:125px;overflow:hidden}
#carousel .thumb{float:left;margin-right:5px;}
#carousel #previous_button{position:absolute;width:24px;height:125px;background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEge0HYy5UNCiFrPkndc-iirJhWl4NyJrwYqRpL8gWAa6E_nL2_STDaPsP3Ykn_4FEWgTK230twEMV1XWR7p3nl0T8RaI9IXhNdOLvSyUTi3o-gDKuKfRROtv-eBukgCwQ98d6j7lLiv3Ayv/s125/previous.png) center;z-index:100;cursor:pointer;}
#carousel #next_button{position:absolute;right:0;width:24px;height:125px;background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnzrZuWZBqK1p4v_CeyxKY5R_h-qfvTZ5GNVDlHeYIVuam6Wq4Xn73iE2XQpF28CqzajTLD4cQ4ljqZv0WWpaPnA8m9TpF4KSTFOxuLs5Gl43CBYSWpOaKv991bpZhGRL-vT8uo0H25C6x/s125/next.png) center;z-index:100;cursor:pointer;}
#carousel #next_button:hover,#carousel .thumb:hover,#carousel #previous_button:hover{filter:alpha(opacity=70);opacity:.7}
#carousel ul{width:100000px;position:relative;margin-top:10px}
#carousel ul li{background:#ebebeb;display:inline;float:left;text-align:left;font:bold 11px Arial;border:0px solid #ccc;width:192px;height:90px;margin:0 2px 20px 6px;padding:6px}
#carousel ul li a.slider_title{color:#222;display:block;margin-top:0;padding-top:0}
#carousel ul li a.slider_title:hover{color:#696969}
#carousel a img{display:block;background:#fff;margin-top:0}
Untuk yang saya beri warna merah harus anda sesuaikan dengan lebar templat blog anda, agar nanti tampilan Slider Carousel ini tidak berantakan.

Oke, lanjut ke tahap berikutnya. Jangan simpan dulu templatenya. Sekarang anda cari kode </head> dan anda masukkan kode dibawah, kemudian letakkan diatasnya.
<script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.7.2/jquery.min.js' type='text/javascript'/>
<script src='http://kauman.googlecode.com/files/jcarousellite.js' type='text/javascript'/>

<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
imgr = new Array();
imgr[0] = "https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgY4IB8dxmBR-NYADuF5ScdRNfwXR2TivpQhXuIlDV5ArOyNxLx4xIkwfXbNcMOT5Z8EXP3eFq5A6ernzhH4Y-vyTxTdE8V86pSjNpi3U2gyYfOx0TYRBRTCem3ZkUsRTfiAZGNfAi__DI/s1600/no+image.jpg";
showRandomImg = true;

aBold = true;

summaryPost = 140;
summaryTitle = 25;
numposts1 = 12;

function removeHtmlTag(strx,chop){
var s = strx.split("<");
for(var i=0;i<s.length;i++){
if(s[i].indexOf(">")!=-1){
s[i] = s[i].substring(s[i].indexOf(">")+1,s[i].length);
}
}

s = s.join("");
s = s.substring(0,chop-1);
return s;
}
function showrecentposts(json) {
j = (showRandomImg) ? Math.floor((imgr.length+1)*Math.random()) : 0;
img = new Array();
document.write('<ul>');
for (var i = 0; i < numposts1; i++) {
var entry = json.feed.entry[i];
var posttitle = entry.title.$t;
var pcm;
var posturl;
if (i == json.feed.entry.length) break;
for (var k = 0; k < entry.link.length; k++) {
if (entry.link[k].rel == 'alternate') {
posturl = entry.link[k].href;
break;
}
}

for (var k = 0; k < entry.link.length; k++) {
if (entry.link[k].rel == 'replies' && entry.link[k].type == 'text/html') {
pcm = entry.link[k].title.split(" ")[0];
break;
}
}

if ("content" in entry) {
var postcontent = entry.content.$t;}
else
if ("summary" in entry) {
var postcontent = entry.summary.$t;}
else var postcontent = "";
postdate = entry.published.$t;
if(j>imgr.length-1) j=0;
img[i] = imgr[j];
s = postcontent ; a = s.indexOf("<img"); b = s.indexOf("src=\"",a); c = s.indexOf("\"",b+5); d = s.substr(b+5,c-b-5);
if((a!=-1)&&(b!=-1)&&(c!=-1)&&(d!="")) img[i] = d;
//cmtext = (text != 'no') ? '<i><font color="'+acolor+'">('+pcm+' '+text+')</font></i>' : '';
var month = [1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12];
var month2 = ["January","February","March","April","May","June","July","August","September","October","November","December"];
var day = postdate.split("-")[2].substring(0,2);
var m = postdate.split("-")[1];
var y = postdate.split("-")[0];
for(var u2=0;u2<month.length;u2++){
if(parseInt(m)==month[u2]) {
m = month2[u2] ; break;
}
}

var daystr = day+ ' ' + m + ' ' + y ;
var trtd = '<li class="car"><div class="thumb"><a href="'+posturl+'"><img width="90" height="80" class="alignnone" src="'+img[i]+'"/></a></div><h5>'+daystr+'</h5><a class="slider_title" href="'+posturl+'">'+posttitle+'</a></li>';

document.write(trtd);
j++;
}
document.write('</ul>');
}
//]]>
</script>
Ket: Untuk warna merah, disana ada kode jQuery.min.js. Apabila template anda sudah terdapat kode tersebut, silahkan anda hapus kode yang berwarna merah. Karena akan lebih baik dalam sebuah template hanya terdapat satu kode jQuery.min.js. Sedangkan untuk warna hijau adalah jumlah slider yang akan ditampilkan, dan warna jingga untuk mengatur panjang/lebar gambar yang ada di dalam slider.

Masih belum selsai, masih ada tahap-tahap berikutnya. Panjang juga tutorialnya ne, saya aja sampai capek menulis dan berpikir kata-kata apa lagi ya, agar tulisannya menyambung dan mudah dimengerti..hehe..

Oke, lanjut...
Sekarang kita akan memasang kode pemanggil Slider Carousel yang telah kita buat tadi. Kode ini untuk diletakan di bawah menu, anda bisa juga meletakannya di bawah header, atau diatas footer. tergantung kreasi anda. Baiklah untuk memanggilnya anda harus mencari kode berikut (masih didalam edit HTML) cari kode ini <div id='main-wrapper'>, Letakkan kode dibawah tepat di atasnya:
<div id='carousel'>
<div id='previous_button'/>
<div class='container'>
<script>
document.write(&quot;&lt;script src=\&quot;/feeds/posts/default?max-results=&quot;+numposts1+&quot;&amp;orderby=published&amp;alt=json-in-script&amp;callback=showrecentposts\&quot;&gt;&lt;\/script&gt;&quot;);
</script>  
<div class='clear'/>
</div>
<div id='next_button'/>
</div>
<script type='text/javascript'>
(function($) {     $(document).ready(function(){
$(&quot;#carousel .container&quot;).jCarouselLite({
    auto:4000,
    scroll: 1,
    speed: 800,  
    visible: 4,
    start: 0,
    circular: true,
    btnPrev: &quot;#previous_button&quot;,
    btnNext: &quot;#next_button&quot;
    });
    })})(jQuery)  
</script> 
Ket: Yang berwarna ungu adalah untuk menampilkan jumlah posting di dalam slider.
Akhirnya selasai juga, sekarang anda boleh menyimpan templatenya. Selamat mencoba.

Oya, sedikit tambahan mengenai kode pemanggil Slidernya. Kode diatas saya fungsikan untuk semua halaman di blog, jadi Slider Carousel akan tampil di setiap page/halaman, dan posting.
Jika anda hanya ingin menampilkan di Homepage/Beranda, anda hanya menambahkan kode yang berwarna merah dibawah dan letakan sebelum dan sesudah kode diatas tadi:
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<div id='carousel'>
<div id='previous_button'/>
<div class='container'>
........

.......
})})(jQuery)   
</script>
</b:if>

Satu lagi, masih ada aja yang kurang...hehehe..dari pada nanggung berbagi pengalamannya lebih baik saya catumin aja di tulisan ini. Apabila anda ingin membuat Slider Carouselnya  hanya menampilkan berdasarkan kategori, anda hanya perlu merubah  yang berwana biru (lihat kode pemanggil Slider yang diatas tadi) ganti dengan kode di bawah ini:
&quot;&lt;script src=\&quot;/feeds/posts/default/-/Label Anda?max-results=&quot;+numposts1+&quot;&amp;orderby=published&amp;alt=json-in-script&amp;callback=showrecentposts\&quot;&gt;&lt;\/script&gt;&quot
Yang berwarna merah sesuaikan dengan kategori/label mana yang akan anda tampilkan.
Kali ini baru benar-benar selesai, sekarang simpan templatenya dan gak bolak balik lagi dah..heheh...
Semoga bermanfaat...

Bukti Alien Pernah Mengunjungi Inggris?


Berdasarkan dokumen-dokumen Kementerian Pertahanan Inggris, ada banyak penampakan UFO (Unidentified Flying Object) yang dilaporkan di berbagai wilayah Inggris, seperti makhluk tidak berwajah di West Wales dan “orang hitam” yang tampak mencurigakan di Lincolnshire, Inggris.

Dilansir dari Telegraph, Jumat (13/7/2012), dokumen-dokumen itu diterbitkan oleh National Archieves untuk pertama kalinya hari ini, dilengkapi dengan rincian daftar penampakan aneh alien yang aneh dan indah. Penampakan itu termasuk penculikan, sebuah objek yang berubah di sebuah lapangan bola Chelsea, dan satu laporan pada 1950 oleh Pilot yang mengatakan memiliki pengalaman cukup rutin dengan objek terang bersinar.

Dokuman 6.700 halaman yang disusun oleh Kementerian Pertahanan Inggris sehubungan dengan UFO dan makhluk luar angkasa itu kini telah dipublikasikan secara online. Salah satunya menjelaskan sejumlah penampakan alien di West Wales selama 1977, dengan keluhan dari anggota parlemen Nicholas Edward karena telah “dibanjiri” laporan dari konstituen.

Dokumen itu mengungkapkan, seorang wanita yang merupakan pemilik sebuah hotel lokal bercerita tentang objek berbentuk kubah mendarat seperti bulan yang jatuh. Setelah mendarat, katanya, dia mengaku melihat dua perak tinggi seperti manusia tidak berwajah muncul dan mulai melakukan pengukuran dan meninggalkan dia begitu saja dalam keadaan kaget.

Kementerian Pertahanan segera merespon dengan meminta polisi RAF (Royal Air Force) membuat “pertanyaan rahasia” di daerah tersebut, serta mewawancarai wanita yang ketakutan itu. Lalu seorang yang dicurigai iseng, mencatat bahwa baju pelindung perak yang digunakan di kilang minyak telah dipajang di etalase toko terdekat tak lama setelah “orang luar angkasa” terlihat.

Kemudian di Spalding, Lincolnshire, anggota masyarakat lainnya mengatakan kepada polisi bahwa dia menerima kunjungan larut malam dari tiga orang jangkung mengenakan jas hitam dan tampak “bergerak secara diam-diam”. Wanita itu, yang tidak mengingat bertemu dengan alien, telah diamati oleh seorang temannya sedang mengobrol dengan para penyusup menakutkan di kamarnya.

Temannya yang ketakutan itu mengatakan bersembunyi dalam toilet, sampai yang disebut sebagai “orang dengan jas hitam” tersebut pergi dengan mobil jaguar hitam.

Pada 1992, dua orang pria mengklaim telah diculik oleh alien dan mengalami hipnosis regresi saat bepergian di sepanjang A70 di Skotlandia. Mereka mengatakan kepada Kementerian Pertahanan, UFO telah muncul dan menjatuhkan “tirai cahaya di seberang jalan”.

Pada 1999, seorang polisi yang bertugas di Chelsea FC melaporkan melihat persegi atau berlian berbentuk sebuah objek bergerak di langit dan berubah bentuk. Selain itu, pada 1959, RAF Air Commodore, Hugh Anthony Caillard memberitahu staff Intelijen Pertahanan lewat sebuah memo mengenai apa yang dia lihat.

“Saya tidak pernah menolak UFO sebagai bagian dari imajinasi dan pada sekira 5 ribu jam penerbangan, saya pernah melihat sebuah objek, yang pada saat itu (1958) saya terbang melintasi Amerika Serikat (AS) pada sekira (ketinggian) 40 ribu kaki,” jelas Caillard.

“Ketika saya melihat objek terang yang bersinar melebihi tempat ketinggian saya, pada saat itu pesawat jet tersebut bukan pertama kali melakukan debutnya. Dan saya melaporkan fenomena itu ke pusat laporan kontrol lalu lintas udara, tapi yang menerima laporan pengamatan itu seolah-olah hal tersebut sebagai sesuatu yang sangat rutin,” pungkasnya.

Sumber: Okezone.com

Saturday, July 14, 2012

Harta Karun Ratusan Tahun Ditemukan di Laut Swedia


Penyelam telah menemukan sejumlah koin perak yang diyakini telah ada sejak abad ke-16 di laut Baltik, Pulau Oland. Harta karun yang terdapat di laut Baltik tersebut diduga merupakan sisa-sisa benda berharga dari kapal perang legendaris asal Swedia, Mars.

"Koin-koin tersebut dalam kondisi sangat baik dan memiliki sejarah yang besar. Khususnya, mengingat di wilayah mana benda itu ditemukan," ujar penyelenggara ekspedisi penyelaman yang menemukan bangkai kapal, Ocean Discovery/Deep Sea Productions melalui keterangannya, seperti dilansir Thelocal, Jumat (13/7/2012).

Menurut sang penyelam, koin perak itu menandai tanggal di mana pada saat itu, Raja Swedia, Erik XIV bertahta sekira 1560 sampai dengan 1568. Perang yang pecah kala itu melibatkan kapal besar yang dilengkapi 107 senjata dan awak kapal pria yang berjumlah 800 orang.

Pencarian kapal perang legendaris Mars ini berlanjut selama satu dekade terakhir. Hingga akhirnya penyelam mengumumkan pada Agustus, bahwa mereka menemukan bangkai kapal yang mereka yakini sebagai kapal perang bersejarah tersebut.

Mars merupakan kapal berukuran besar yang pernah berlayar dan berjaya di perairan Baltik. Hanya setahun setelah pelayaran perdananya, kapal itu pun akhirnya tenggelam selama pertempuran laut dengan angkatan laut Denmark-Lübeckian di 1564.

Setelah dua hari pertempuran sengit antara kedua kubu itu, Mars mendapati terjangan peluru meriam dan pergi dalam kepulan asap. Kemudian, kapal itu karam dan bersemayam di dasar laut, sebagai kuburan air selama 447 tahun lamanya.

Pada saat penemuan bangkai kapal, Andrea Olsson, kepala arkeolog di museum Royal Swedish Maritime mengatakan pada The Local bahwa Mars merupakan "missing link" dalam melacak rantai pembangunan bagi kapal bersejarah di Swedia.

Sumber: Okezone.com

Chek Email Anda Dari Serangan Hacker


Apakah email anda aman dari serangan hacker? Sekarang anda sudah bisa mengecek apakah email anda aman dari serangan hacker, dengan cara anda hanya perlu mengunjungi situs ini http://labs.sucuri.net.

Sebenarnya, bukan hanya alamat email Yahoo! yang pernah disusupi hacker, layanan lain seperti akun Gmail, MSN, Hotmail, dan AOL juga pernah mengalami hal serupa. Sementara untuk Yahoo, akun email yang diretas diungkapkan oleh ahli keamanan dari TrusteS Sec bahwa ada sekira 400 ribu informasi log-in pengguna yang diumbar hacker di internet.

Tunggu apa lagi, demi keamanan data-data anda, ada baiknya sekarang juga anda cek email anda. Gratis kok, tidak dipungut biaya apapun.

Sumber: Okezone.com

CPU-Z 1.61.2


CPU-Z adalah Software gratis yang mengumpulkan informasi mengenai beberapa perangkat utama dari sistem anda. Seperti: Processor, Motherboard, Memory RAM, dan lai-lain.


CPU
* Name and number.
* Core stepping and process.
* Package.
* Core voltage.
* Internal and external clocks, clock multiplier.
* Supported instructions sets.
* Cache information.

Mainboard
* Vendor, model and revision.
* BIOS model and date.
* Chipset (northbridge and southbridge) and sensor.
* Graphic interface.

Memory
* Frequency and timings.
* Module(s) specification using SPD (Serial Presence Detect) : vendor, serial number, timings table.

System
* Windows and DirectX version.

Download: CPU-Z 1.61.exe

Technology

More on this category »

Movie Review

More on this category »

Discovery

More on this category »

Download

Cerita Lucu

Tips & Trick

 
Copyright © 2012. Alika Blog . All Rights Reserved